Produksi Jepang Makan Modal Sampe T

Produksi Jepang Makan Modal Sampe T

serbaserbidunia.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Produksi Jepang Makan Modal Sampe T.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Produksi Jepang Makan Modal Sampe T

Banyak yang salah kaprah bahwa film animasi tidak akan bisa semahal film live action. Walau para aktor yang terlibat tak akan beraksi secara fisik, namun biaya pembuatan sebuah film animasi bisa melampaui film konvensional.Contohnya tujuh film anime asal Jepang berikut. Meskipun terlihat mudah saat menonton, namun pembuatannya mampu menyedot dana puluhan sampai ratusan juta dolar Amerika!

1. Your Name Diperkirakan Menghabiskan USD 7 hingga 10 Juta (Rp 143,7 M)
Bukan penggemar anime pun mungkin tak asing dengan judul film ini. Kimi No Na Wa atau Your Name berhasil meraup kesuksesan luar biasa di pasar internasional.Film anime garapan Makoto Shinkai ini mencapai angka penjualan USD 375,9 juta (Rp 5,2 triliun). Studio produksi tak merilis berapa biaya pembuatan film sukses ini. Namun Your Name diramalkan butuh dana sekitar USD 7 sampai 10 juta atau sekitar Rp 143,7 miliar.

2. Steamboy Butuh Dana hingga USD 20 Juta (Rp 287,4 M)
Bicara tentang anime termahal, biasanya langsung teringat akan film garapan Studio Sunrise ini. Bertema steampunk, film garapan Katsuhiro Otomo ini membutuhkan dana hingga USD 20 juta atau sekitar Rp 287,4 miliar.Sayangnya box office yang didapatkan dari film ini hanya mencapai angka USD 18,9 juta. Balik modal pun tidak.

3. Redline Memakan Waktu 7 Tahun & USD 30 juta (Rp 431,2 M)
Selain menghabiskan biaya fantastis film anime Redline karya Takeshi Koike juga butuh waktu lama dalam pengerjaannya. Madhouse Studio butuh waktu sampai tujuh tahun untuk merampungkan Redline. Tak heran jika budget yang dihabiskan pun mencapai USD 30 juta atau sekitar Rp 431,2 miliar.

4. Space Pirate Captain Harlock Juga Menghabiskan Dana hingga USD 30 juta (Rp 431,2 M)
Toei Animation rela menggelontorkan dana yang tidak kecil untuk proyek yang satu ini. Ditangani oleh Shinji Aramaki, anime 3 Dimensi ini butuh dana hingga USD 30 juta atau sekitar Rp 431,2 miliar.Sayangnya pencapaian box office dari film ini tak terlalu menggembirakan dengan hanya USD 4,5 juta di dalam negeri (Jepang) dan USD 17,1 juta secara global. Total hanya sekitar Rp 181 miliar.

5. The Tale of Princess Kaguya Garapan Studio Ghibli Membutuhkan USD 49,3 Juta (Rp 708,6 M)
Walau tampak sederhana dengan artwork yang tidak biasa, tenyata The Tale of Princess Kaguya produksi Studio Ghibli memakan dana yang tidak sedikit!Butuh USD 49,3 juta atau sekitar Rp 708,6 miliar untuk merampungkan film karya Isao Takahata ini. Walau mendapat reaksi positif, namun box office yang dicapai film ini hanya di angka USD 24,5 juta alias setengah dari biaya produksi anime.

Baca Juga : Merk Rokok Dengan Harga Komersial Tertinggi

6. Saint Seiya: Legend of the Sanctuary Diisukan Menghabiskan USD 90 sampai 100 Juta (Rp 1,4 T)
Toei Animation memang tak merilis jumlah resmi dana yang dibutuhkan untuk memproduksi garapan Keiichi Sato ini. Namun, film yang diangkat dari serial anime legendaris ini diisukan menghabiskan sampai USD 90 hingga 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.Ini adalah angka yang sangat fantastis. Namun, lagi-lagi dianggap gagal, Saint Seiya: Legend of the Sanctuary hanya berhasil meraup box office USD 17,1 juta

7. Final Fantasy Spirits Within Rugi Besar dengan Biaya Produksi USD 137 juta (Rp 1,96 T)
Sempat digadang-gadang akan jadi salah satu film animasi paling keren, nyatanya banyak yang kecewa dengan Final Fantasy Spirits Within. Film karya Hironobu Sakaguchi ini menghabiskan biaya sampai USD 137 juta atau sekitar Rp. 1,96 triliun.Sayang uang yang berhasil didapatkan kembali hanya mencapai angka USD 85,1 juta. Ini adalah dana produksi terbesar sekaligus kerugian terparah yang pernah dialami Square Pictures.

Related posts

Leave a Comment